Hi quest,  Selamat Datang  |  sign in  |  register now  |  lupa password ?

Rabu, 05 Desember 2012

Dalam Sekejap Ruang Guru MAN Sebukar Terbakar


semuruPNews – Dalam hitungan menit, ruang majelis guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci, Sabtu (1/11) sekitar pukul 23.00 hangus dilalap sijago merah.

 Pantauan Tribun di lokasi kejadian, ratusan warga berusaha melakukan pemadaman. Namun usaha tersebut tidak berhasil, karena air tidak bisa masuk kedalam ruangan kantor, karena atap bangunan masih utuh.

 Warga juga mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memadamkan api. "Kami sudah berusaha membongkar atap gedung, agar air bisa masuk ke dalam. Namun api terus saja membesar," ujar warga di lokasi kebakaran.


 Sementara, armada kebakaran yang datang dari Sungaipenuh, baru sampai di lokasi saat bangunan sekolah sudah habis. Warga sempat emosi, dan mengancam memukul petugas damkar karena dinilai lamban menjalankan tugas. Beruntung, beberapa tokoh masyarakat bisa mencegahnya.

 Pengakuan seorang warga, Lahmudin, ia melihat api membesar dari gedung MAN tersebut. Karena terkejut, ia memanggil warga untuk memadamkan api yang makin membesar.

 "Saat itu saya sedang lewat depan sekolah, ternyata ada api yang besar dari gedung sekolah. Saya langsung memanggil bantuan warga untuk melakukan pemadaman," katanya, dikonfirmasi Tribun.

 Wakil Kepala MAN Sebukar, Mansyurdin, mengiyakan adanya kebakaran yang menghanguskan ruangan kantor tersebut. "Ya, saya ditelpon warga, bahwa ada kebakaran di sekolah," jawabnya.

 Ia mengatakan, kebakaran terjadi di ruang mejelis guru dan kerugian mencapai ratusan juta. "Kebakaran hanya satu ruang guru, tv dan buku-buku terbakar semuannya, untuk kerugian ditaksirkan ratusan juta," ia menjelaskan.

 Informasi yang diperoleh Tribun, kejadian itu diduga memang sengaja dibakar oknum, karena kesal maraknya pungutan yang dilakukan oknum di sekolah kepada pelajar.


 Sebelumnya, sejumlah wali murid memang mengeluh terkait pungutan yang memberatkan wali murid. Yakni pungutan uang komite sebanyak Rp 400 ribu/siswa. Uang itu dikabarkan untuk pembangunan musala sekolah.




Penulis : edijanuar
Editor : rahimin
Sumber : Tribun Jambi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar