Hi quest,  Selamat Datang  |  sign in  |  register now  |  lupa password ?
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2011

Kominfo luncurkan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meresmikan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan menyerahkan enam unit mobile PLK kepada enam provinsi secara simbolis di Halaman Gedung Sate Bandung,
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring kepada enam, yaitu Gubernur Jawa Barat, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Maluku Utara.
Dalam kesempatan tersebut Menkominfo meminta agar masyarakat bisa menjaga dan merawat Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK).
“Alhamdulilah video conference dengan warga Gegerkalong Bandung ini lancar. Saya berharap bapak menjaga dan merawat mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan. Kalau ada hujan mohon dimatiin,” Tifatul.
Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) itu berupa kendaraan roda empat yang di dalamnya terdapat lima unit komputer jinjing (Laptop) yang sudah terhubungan dengan layanan internet, televisi dan sambungan telepon.
Pusat Layanan Internet Kecamatan tersebut dirancang agar masyarakat di daerah bisa menikmati akses internet seperti masyarakat perkotaan.
“Mudah-mudahan dengan adanya PLIK ini tidak ada kesenjangan informasi antara masyarakat di daerah dan perkotaan,” ujar Tifatul Sembiring.

Sabtu, 16 Juli 2011

Hacker Asing Incar Pentagon

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan bahwa internet merupakan "matra keempat" bagi pertahanan di Negeri Paman Sam. Pasalnya, Pentagon menilai bahwa para peretas (hacker) di dunia maya mulai menebar ancaman yang tak kalah fatal dengan musuh-musuh konvensional, seperti tentara atau tank. Selain itu belum ada hukuman yang tegas bagi para peretas.

Saat ini banyak pihak, mulai dari warga sipil, pebisnis, pemerintah hingga personil militer di AS sudah mulai mengandalkan jaringan internet dalam menjalankan rutinitas masing-masing. Ini menjadi ladang bagi para peretas asing untuk beraksi.

"Pada abad ke-21, bits dan bytes bisa menjadi sama bahayanya dengan peluru dan bom," kata Deputi Menteri Pertahanan AS, William Lynn, seperti dikutip stasiun berita BBC di Washington DC, Kamis waktu setempat.
Dia khawatir bahwa serangan cyber di masa depan tidak hanya terfokus mencuri data, namun juga merusak pertahanan AS, bahkan bisa menyebabkan kematian. Ini terkait dengan upaya para hacker yang mencoba menerobos jaringan komputer untuk mencuri data teknologi rudal dan pesawat tempur tercanggih.
Dalam pidato di National Defense University di Washington DC., Lynn mengungkapkan bahwa Pentagon sudah menderita serangan cyber sehingga banyak file dicuri para hacker asing. Menrut Lynn, sekitar 24.000 file yang memuat data Pentagon dicuri dari suatu jaringan komputer industri pertahanan pada Maret lalu. Ini merupakan salah satu serangan cyber terbesar dalam sejarah AS.

Lynn lalu mengungkapkan bahwa setidaknya satu serangan fatal terjadi pada 2008. Menyusup ke sistem komputer rahasia Pentagon, serangan itu dilakukan oleh dinas intelijen rahasia. "Kami tahu tahu siapa yang melakukannya," kata Lynn seperti dikutip kantor berita Associated Press

Lynn menolak menyebut dinas intelijen asing yang dimaksud. Namun, dalam serangan-serangan cyber sebelumnya, AS curiga pada China dan Rusia.

Menurut dia, data-data yang dicuri merupakan informasi yang "lumrah" dicari, seperti spesifikiasi suku cadang tank, pesawat, dan kapal selam buatan Amerika.

"Namun kami mengkhawatirkan sejumlah data yang paling sensitif, seperti sistem navigasi pesawat, teknologi pengintaian, sistem komunikasi satelit, dan protokol keamanan jaringan," kata Lynn.
Sementara itu, pejabat militer AS menilai bahwa mekanisme yang telah diterapkan untuk melindungi sistem komputer selama ini dianggap "terlalu bisa ditebak." Selain itu tidak ada hukuman bagi peretas yang bisa memberi efek jera.

"Cara yang diterapkan selama ini terlalu gampang ditebak," kata Jenderal James Cartwright, wakil Ketua Gabungan Kepala Staf Militer AS. "Sistem yang ada terlalu defensif. Tidak ada hukuman bagi mereka yang menyerang kita saat ini. Kita harus memikirkan cara untuk mengubahnya," kata Cartwright. 

Sumber : VIVAnews

Minggu, 03 Juli 2011

Inilah Alat Mata-mata Ditanam di Bawah Kulit

JAKARTA,— Zhong Lin Wang, ilmuwan keturunan Cina dari Georgia Tech University, berhasil membuat inovasi baru alat pelacak atau mata-mata. Ia menciptakan sebuah perangkat alat pelacak yang bisa ditanam di bawah kulit dan tanpa baterai.

Perangkat ini terdiri dari nanogenerator yang membangkitkan listrik, kapasitor untuk menyimpan energi sementara, serta transmiter serupa bluetooth. Dengan teknologinya, alat ini bisa dipakai untuk melacak orang yang berjarak berkilo-kilometer.

Dengan nanogenerator yang dimiliki, alat ini bisa digunakan tanpa baterai. Energi perangkat ini bisa didapatkan ketika seseorang bergerak, bahkan dari getaran pembuluh darah. Prinsipnya, alat akan tetap berguna selama pengguna masih hidup.

Dalam artikelnya di jurnal Nano Letters, Wang bahkan mengatakan, "Sangat mungkin untuk menghidupkan alat ini dengan mengais energi yang ada di sekitarnya, seperti aliran angin, getaran, gelombang sonik, matahari, energi kimia, maupun panas."

Lalu, apa aplikasinya? Sederet kemungkinan diungkapkan. Mulai sebagai pelacak pasien rumah sakit yang sedang dalam penanganan hingga memata-matai penjahat.

Yang pasti, tak jauh dari urusan mendeteksi keberadaan seseorang. Inovasi ini didasari oleh penemuan nanogenerator oleh Wang dan timnya awal tahun ini. "Pengembangan ini menandakan kemajuan dalan pengembangan perangkat elektronik yang bisa bekerja dengan energi dari gerak tubuh, tanpa perlu baterai atau listrik dari luar," kata Wang. 

Sumber :  KOMPAS.com

Sabtu, 02 Juli 2011

Unik, Lelaki Ini Tubuhnya Mengeras Seperti Kayu

Inilah Budaya Potong Jari Di Kota Papua


Budaya Potong Jari Di Kota Papua
Apakah ungkapan kesedihan yang dipertunjukkan oleh seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Menangis, barang kali itu yang paling sering kita jumpai. Bagi umumnya masyarakat pengunungan tengah dan khususnya masyarakat Wamena ungkapan kesedihan akibat kehilangan salah satu anggota keluarga tidak hanya dengan menangis saja.

Biasanya mereka akan melumuri dirinya dengan lumpur untuk jangka waktu tertentu. Namun yang membuat budaya mereka berbeda dengan budaya kebanyakan suku di daerah lain adalah memotong jari mereka.

Hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh para Yakuza (kelompok orangasasi garis keras terkenal di Jepang) jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jarimereka. Bagi masyarakat pengunungan tengah, pemotongan jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, istri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia.

Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai. Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat pegunungan tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Balim Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Namun tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Pemotongan jari tersebut dapat pula diartikan sebagai upaya untuk mencegah ‘terulang kembali’ malapetaka yang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.



Seperti kisah seorang ibu asal Moni (sebuah suku di daerah Paniai), dia bercerita bahwa jari kelingkingnya digigit oleh ibunya ketika ia baru dilahirkan. Hal itu terpaksa dilakukan oleh sang ibu karena beberapa orang anak yang dilahirkan sebelumnya selalu meninggal dunia. Dengan memutuskan jari kelingking kanan anak baru saja ia lahirkan, sang ibu berharap agar kejadian yang menimpa anak-anak sebelumnya tidak terjadi pada sang bayi. Hal ini terdengar sangat eksrim, namun kenyataannya memang demikian, wanita asal Moni ini telah memberikan banyak cucu dan cicit kepada sang ibu.

Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lainnya adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringan yang terikat menjadi mati kemudian dipotong.
Namun kini budaya ‘potong jari’ sudah ditinggalkan. sekarang jarang ditemui orang yang melakukannya beberapa dekade belakangan ini. Yang masih dapat kita jumpai saat ini adalah mereka yang pernah melakukannya tempo dulu. Hal ini disebabkan oleh karena pengaruh agama yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua.
Sumber : forumkami.com

Rabu, 29 Juni 2011

Diperiksa 13 Jam, Panji Gumilang Masih Saksi

VIVAnews - Setelah hampir 13 jam, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang akhirnya selesai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Dalam pemeriksaan itu panji dicecar 10 pertanyaan oleh penyidik.

"Tadi kurang lebih ada 10 pertanyaan, seputar nama, pekerjaan, ada juga soal pesantren seperti berapa jumlah murid saya," kata Panji usai diperiksa di Mabes Polri, Selasa malam 28 Juni 2011.

Saat disinggung soal status, Panji menjelaskan bahwa dia masih diperiksa sebagai saksi.  Dia menegaskan bahwa pemeriksaan ini tidak terkait dengan dugaan makar dan aktivitas Negera Islam Indonesia. "Apa itu makar, tidak ada. Saya ini pendidik dan warga yang taat hukum," tegas dia. Dia diperiksa terkiat tuduhan pemalsuan dokumen pendirian yayasan.

Panji Gumilang menolak menjelaskan lebih detail soal dugaan pemalsuan dokumen itu. "Saya sudah ditanya polisi, masa mau ditanya lagi," ujar Panji singkat sambil bergegas masuk ke dalam mobil Toyota Camri B 1766 TQ miliknya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Bareskrim Mabes Polri Inspektur Jenderal Mathius Salempang mengatakan Panji Gumilang diperiksa polisi terkait laporan Imam Supriyanto, dengan tuduhan pemalsuan dokumen.

Mathius juga menegaskan tidak ada kapasitas penyidikan untuk memeriksa Panji terkait dugaan makar. "Saya bicara soal pemalsuan," kata dia.

Seperti diketahui, Mantan Menteri Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW9) Imam Supriyanto melaporkan Panji Gumilang karena merasa diberhentikan secara sepihak dari kepengurusan Al Zaytun oleh Panji Gumilang. Caranya, dengan memalsukan tanda tangan dan akta yayasan. Maka itu, Imam melaporkan mantan atasannya itu ke Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Imam juga melaporkan Panji dan NII Komandemen Wilayah IX dengan tuduhan makar. Imam juga telah membeberkan sejumlah fakta tuduhannya itu kepada Polri. Namun, hingga saat ini, kelanjutan laporan itu belum diungkap ke publik oleh Mabes Polri.

Senin, 27 Juni 2011

Hacker Pembobol PlayStation 3 Direkrut Facebook

Jakarta - George Hotz atau yang biasa dipanggil Geohot adalah hacker terkemuka dengan 'prestasi' misalnya membobol konsol game PlayStation 3. Kini dikabarkan, Geohot telah direkrut oleh Facebook.

Seperti pernah diberitakan, Geohot bikin heboh karena menjebol proteksi di sistem PS 3. Ini membuat PS 3 dapat memainkan video game bajakan.

Ulah Geohot sempat membuatnya diperkarakan ke pengadilan oleh Sony. Perkara itu berakhir dengan Geohot harus memenuhi beberapa tuntutan yang diajukan Sony, di antaranya ia tidak boleh lagi mengoprek semua produk Sony.

Kini, Geohot sepertinya mendapat pekerjaan di Facebook. Hal ini ia kabarkan dalam postingan di akun Facebooknya yang kurang lebih berbunyi, "Facebook adalah tempat yang sungguh mengagumkan untuk bekerja".

Tidak jelas apa posisi Geohot di Facebook, barangkali tidak jauh dengan urusan sekuriti. Demikian seperti dilansir Afterdawn dan dikutip detikINET.

Produksi Ponsel Windows, Nokia Gandeng Pabrikan Taiwan

Jakarta - Nokia Windows Phone 7 (WP 7) dipastikan hadir pada akhir tahun 2011. Meski memiliki sejumlah pabrik di seluruh dunia, Nokia tampaknya mempercayakan pembuatan handset WP 7 ke pabrikan luar.

Nokia saat ini memiliki fasilitas pabrik di 9 negara yaitu Finlandia, Brazil, China, Inggris, Hungaria, India, Meksiko, Rumania, dan Korea Selatan. Kemudian mereka sedang membangun proyek pabrik di Vietnam.

Namun untuk proyek ponsel Windows, Nokia dikabarkan mempercayakan pada Compal, manufaktur asal Taiwan. Menurut media DigiTimes, Compal sudah mendapat order dari Nokia untuk memproduksi ponsel Windows yang rencananya keluar kuartal 4 2011.

Nokia sudah pernah bekerja sama dengan Compal. Mereka mengerjakan proyek netbook Booklet 3G Nokia pada tahun 2009.

Lalu mengapa Nokia memilih mengontrak pihak luar dan bukannya membuat sendiri? Dikutip detikINET dari UnwiredView, Senin (27/6/2011), salah satu alasannya konon karena biayanya lebih rendah.

Dengan ongkos produksi lebih murah, maka diharapkan ponsel Nokia WP 7 pun dapat dijual dengan harga kompetitif. Ini untuk menarik minat konsumen memakai Nokia Windows.

Sabtu, 25 Juni 2011

Pemberlakuan Hukuman Cambuk di Aceh Langgar HAM

JAKARTA _ LSM Kontras mengecam penerapan hukuman cambuk yang diterapkan di Serambi Mekkah, Aceh. Pasalnhya, hukuman yang diterapkan ini masuk kategori penyiksaan dan melanggar ketetapan pasal 16 dari Konvensi Menentang Penyiksaan, Badan HAM PBB.
"Sistem hukum tidak bisa desentralisasi, selama ini di Aceh hukum cambuk dianggap bukan pelanggaran HAM dan bukan penyiksaan, padahal yang menentukan harusnya badan HAM PBB, sesuai konvensi anti penyiksaan," ungkap Kepala Litbang Kontras, Papang Hidayat, Sabtu (25/6/2011).
Papang menjelaskan, dalam pasal 16 dari Konvensi Menentang Penyiksaan Badan HAM PBB, disebutkan bahwa ada suatu jenis pelanggaran HAM menyerupai penyiksaan, meski tidak memenuhi semua unsur. Secara eksplisit, lanjutnya, pasal ini melarang keras praktik penghukuman atau perlakuan kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan martabat.
"Hukuman cambuk adalah bagian dari penyiksaan, tidak bisa dipertahankan hanya karena penafsiran tertentu," ungkapnya. Hukuman cambuk di Aceh sendiri kerap diberikan kepada pelaku perbuatan mesum, perjudian, dan minuman keras.
Dikatakan Papang, Kontras mencatat 61 kasus praktik hukuman cambuk masih diterapkan di Aceh. Di akhir 2009, Kontras bahkan menemukan fakta bahwa di Aceh, atas dasar pembenaran oleh parlemen lokal DPR Aceh, telah disahkan suatu qanun jinayat (peraturan lokal terkait pidana) yang memasukkan hukuman rajam bagi tindakan zina oleh pasangan yg sudah menikah di aceh.
"Kami harap dalam pemilu lokal di Aceh pemerintahan baru yang terbentuk dapat lebih ramah terhadap HAM," pungkasnya.

KESEHATAN

BISNIS

OTOMOTIF