Hi quest,  Selamat Datang  |  sign in  |  register now  |  lupa password ?
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 April 2012

H.SY.Fasya.ME Janjikan Pembangunan Sekoja

KOTAJAMBI- Percepatan pembangunan Seberang Kota Jambi (Sekoja), merupakan salah satu program yang dijanjikan, H SY Fasya ME bila menjadi Walikota Jambi periode 2013-2018 mendatang.
Insya’allah Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk yang berada di Seberang Kota Jambi, akan menjadi lebih maju dan baik lagi, janjinya, saat menyatakan sikap siap menjadi Walikota Jambi kedepan dengan mengikuti Pilwako 2013 yang akan datang.
Janji percepatan pembangunan pada dua kecamatan tersebut, karena Dia menilai dari delapan Kecamatan yang ada di Kota Jambi, dua kecamatan tersebut pembangunannya sangat minim dan ketinggalan dari enam kecamatan lainnya, "saya akan memperlebar jalan utama dan membangun rumah sakit", paparnya dihadapan para pendukung, simpatisan dan tim suksesnya.

Minggu, 10 Juli 2011

Jalanan Ditutup, Kuala Lumpur Bagai Kota Hantu

Kuala Lumpur - Pasca aksi demonstrasi puluhan ribu anggota "Bersih 2.0", Sabtu kemarin yang berakhir rusuh, Kepolisian Malaysia langsung menutup akses jalan menuju pusat kota Kuala Lumpur. Tak ayal ibukota Malaysia itu mendadak jadi kota hantu.

Kepolisian Malaysia menutup jalan-jalan dengan barikade, truk water canon, mobil-mobil polisi di beberapa ruas jalan untuk mencegah para demonstran yang memprotes pemerintahan PM Najib Razak. Kepala Kepolisian Malaysia Ismail Omar mengatakan pada Reuters, Minggu (10/7/2011) bahwa pemerintah akan mengambil semua kemungkinan langkah keamanan untuk antisipasi.

Pemerintah juga telah melarang orang-orang untuk berkumpul maupun menghentikan pelayanan bus ke pusat Kota Kuala Lumpur. Hal tersebut membuat Kuala Lumpur, termasuk area turis dan pusat perbelanjaan menjadi kota hantu.

Jaringan monorail masih beroperasi di luar wilayah uala Lumpur yang tidak terkena dampak unjuk rasa tersebut. Ribuan pengunjuk rasa berjalan kaki atau menggunakan kereta untu menuju Masjid Nasional atau bagian-bagian lain dari ibukota itu, yang berharap bisa berkumpul kembali dengan long march menuju stadion KLCC.

Sementara petinggi partai oposisi, Deputi Presiden Partai Islam Pan Malaysia, Mohamad Sabu, mengakui kesulitan dengan ditutupnya sejumlah akses ke Kuala Lumpur.

"Massa kita tidak bisa bergerak ke Kuala Lumpur sekarang. Kuala Lumpur telah ditutup. Massa berkumpul di Masjid Nasional dan tersebar, jadi saya tidak tahu apakah hal ini akan berlanjut," ujar Sabu kepada Reuters.

Aksi demonstrasi puluhan ribu anggota "Bersih 2.0" kemarin berakhir rusuh. Laporan terakhir, lebih dari 1600 demonstran ditangkap polisi Malaysia. Para demonstran yang ditangkap di Kuala Lumpur juga termasuk para anggota legislatif yang terkait dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Di antara mereka yang ditangkap adalah Abdul Hadi Awang, presiden partai Pan-Malaysia Islamic Party (PAS), partai oposisi terbesar di Malaysia. Ambiga Sreenivasan, pemimpin Bersih, koalisi yang mengorganisir aksi demo tersebut juga telah ditahan polisi.

Keadilan Daily, harian Partai Keadilan Rakyat Malaysia, menyebut satu orang demonstran 'Bersih 2.0' tewas dalam aksi yang dilakukan di Kuala Lumpur kemarin. Baharuddin Ahmad, 59, dilaporkan tewas setelah terjatuh di perkarangan Kuala Lumpur City Center.

Senin, 04 Juli 2011

3 Kementerian/Lembaga Termalas

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat ada tiga Kementerian/Lembaga (K/L) penyerapan anggarannya rendah atau di bawah daya serap rata-rata nasional. Siapa saja?

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan tiga K/L yang masuk dalam penyerapan belanja paling rendah selama semester I-2011 adalah Kementerian ESDM, Lembaga Survey Nasional (LSN) dan Kementerian Pemukiman Daerah Tertinggal (PDT).

"Masih ada K/L dengan daya serap di bawah rata-rata nasional yang sebesar 24,5% yakni 46 K/L. Kementerian ESDM, LSN dan Kementerian PDT yang berada di paling bawah," ujar Agus Marto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/7/2011).

Selain itu, lanjut Agus Marto, sebanyak 23 K/L berada pada jajaran 'pas' di antara rata-rata daya serap nasional yakni di atas 24,5%. Sedangkan terdapat 10 K/L yang memiliki daya serap tinggi.

"Daya serap tinggi yakni antara 37,5% sampai 43,6% yakni diantaranya LAN (Lembaga Administrasi Negara), Polri, LIPI, Ombudsman RI, Kemenhan, BSN, DKN, BKKBN, BPKP dan KPU," jelasnya.

Lebih jauh Agus Marto menyampaikan realisasi belanja K/L semester I-2011 diperkirakan mencapai 26,0% dari pagu APBN, lebih rendah dibandingkan kinerja realisasi penyerapan anggaran periode yang sama tahun 2010 yang sebesar 29,2%.

"Hal ini dikarenakan beberapa faktor yakni implementasi Inpres No 7 tahun 2011 tentang penghematan belanja K/L 2011. Kemudian proses penyesuaian terhadap pelaksanaan Perpres No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa Pemerintah," paparnya.

(dru/dnl)

Hosni Mubarak membenci Qur'an dan mengutuk Islam

KAIRO (SemuruPNews) - Media Mesir mengungkapkan lebih banyak rincian kehidupan mantan diktator Mesir, Hosni Mubarak.  Harian Sawt al Umma mewawancarai mantan supir Mubarak, yang mengungkapkan beberapa rahasia keluarga Mubarak.
Mantan supir Mubarak, Eid Khadr, mengungkapkan beberapa rahasia keluarga Mubarak.  Ia mengatakan bahwa Mubarak selalu mengutuk Islam dan ia sangat kesal ketika mendengarkan pembacaan ayat suci Al Qur’an.
Anak tertuanya, Alaa, cukup baik dan rendah hati, tidak seperti saudaranya, Gamal.
Eid memperlihatkan untuk pertama kalinya Mubarak berada di istana Al-Aruba.  Saat itu dengan sangat lantang Mubarak mengutuk Islam, menurutnya, ketika ia mendengar ocehan Mubarak, ia mulai membenci diktator Mesir ini dan yakin bahwa Mubarak memiliki masalah mental.
Eid mengatakan mengenai kasus lain, ketika semua orang pergi ke bandara untuk kepergian Suzanne Mubarak.  Ia menyalakan radio dan memilih siaran radio yang mengudarakan pembacaan ayat-ayat Al Qur’an (murotal-red), namun Mubarak berteriak kepada supirnya.  Ia sangat marah saat Eid mendengarkan Al Qur’an.  Hosni Mubarak mengatakan bahwa Al Qur’an seharusnya hanya diperdengarkan saat pemakaman.
“Sedangkan untuk dua putra presiden, mereka berbeda satu sama lain.  Alaa, tentu saja jauh lebih baik dan dia suka terlibat dalam acara amal.  Ia sangat baik dan selalu menyapa kami.  Tapi Gamal Mubarak, semoga Allah menyelamatkan kita darinya, adalah seorang mata-mata Inggris, ketika kami mengucapkan salam, ia tidak pernah menjawabnya,” ujar Khadr. (haninmazaya/arrahmah.com)

Pipa gas Mesir untuk Israel dan Yordania dibom

KAIRO (semuruPNews) – Sebuah jaringan pipa milik Mesir yang menyalurkan gas alam untuk Israel dan Yordania di Semenanjung Sinai dibom dan menyebabkan kebakaran serta ledakan yang cukup besar.
Para pejabat menyatakan bahwa insiden ini berawal ketika sebuah mobil parkir di dekat saluran pipa di area Bir al-Abd, 80 kilometer (50 mil dari utara kota El Arish), beberapa saat sebelum ledakan terjadi, AFP melaporkan pada Senin (4/7/2011).
Pemadam kebakaran sudah ada di area untuk menjinakkan api yang disinyalir berasal dari ledakan gas.
Insiden ini terjadi pada hari Minggu (3/7) dan merupakan yang ketiga kalinya sejak pemberontakan untuk mengakhiri tiga dekade kekuasaan mantan Presiden Hosni Mubarak dimulai bulan Februari lalu.
Peledakan itu berlangsung 24 hari sejak Mesir membuka kembali penyaluran gas alam untuk Israel setelah dibekukan selama lebih dari satu bulan akibat sabotase.
Pemerintah Mesir menyatakan pada April bahwa pihaknya akan mengkaji ulang kontrak kerja sama gas alam antara negerinya dengan negara-negara lain, termasuk Israel dan Yordania. Ekspor gas ini telah lama menjadi isu yang cukup kontroversial di Mesir, terutama sejak publik mengetahui bahwa rezim Mubarak menjual gas dengan harga yang sangat murah kepada negara Zionis yang menjajah kaum muslimin di Palestina.
Mesir menyediakan lebih dari 45 persen kebutuhan impor gas Israel berdasarkan kontrak 20 tahun kerja sama yang ditandatangani pada tahun 2005. (althaf/arrahmah.com)

Pasokan minyak NATO kembali diserang Mujahidin di Afghanistan

HERAT (semuruPNews) - Tangki minyak NATO kembali dihujani serangan oleh Mujahidin Imarah Islam Afghanistan di Afghanistan barat, saat AS tengah mengalami kerugian besar akibat serangan mematikan yang terus meningkat yang dilancarkan oleh Mujahidin.
Otoritas boneka Afghan mengatakan enam tangki minyak NATO dihancurkan dalam serangan yang terjadi di provinsi Herat, seperti yang dilaporkan Press Tv pada Minggu (3/7/2011).
Mujahidin Imarah Islam Afghanistan mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.  Mereka mengatakan setidaknya 11 tentara yang mengiringi konvoy telah tewas dan tujuh tangki minyak NATO berhasil dihancurkan.
Mujahidin meningkatkan serangan mereka akhir-akhir ini, menyerang ratusan kendaraan dan kontener NATO yang membawa pasokan bahan bakar dan kebutuhan untuk tentara penjajah AS-NATO di Afghanistan.
Mujahidin Taliban Pakistan juga melakukan serangan terhadap konvoy suplai NATO yang melintasi wilayah Pakistan dalam tiga tahun terakhir.
Terdapat laporan bahwa AS berupaya memindahkan rute konvoy suplai mereka yang selama ini melintasi wilayah perbatasan Pakistan-Afghanistan setelah dikirim melalui udara dan tiba di pelabuhan Karachi, maka mereka berencana merubahnya dan mengirimkan pasokan tersebut hingga tiba di Afghanistan utara tanpa melalui jalur darat Pakistan.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Minggu, 03 Juli 2011

Nazaruddin Kisahkan Lengkap Aliran Dana Kemenpora

Jakarta - Mantan Bendahara Umum Demokrat, Nazaruddin, berkali-kali 'menyanyi' soal kasus di Kemenpora. Rupanya dia tidak ingin 'jatuh' sendiri. Kali ini Nazar menyampaikan 'nyanyian' yang lebih lengkap.

Pengakuan Nazar disampaikan melalui pesan BlackBerry Messenger kepada detikcom, Minggu (3/7/2011).

Januari 2010

"Januari 2010 itu ada pertemuan antara Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh, Mahyudin dan saya. Dalam pertemuan itu Andi mengajukan permohonan anggaran Rp 2,3 triliun untuk membantu anggaran sarana prasarana SEA Games dan percepatan fasilitas," kata Nazar memulai kisah.

Andi lantas memanggil Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam dan memerintahkan dia agar membantu Angelinda dan kawan-kawan.

Februari 2010

Setelah itu, digelar pertemuan kedua sekitar awal Februari 2010. Hadir dalam pertemuan itu adalah Wafid, Angelina, Mirwan Amir dan Anas. Kala itu Anas masih menjadi ketua fraksi di DPR. Hadir pula seorang pengusaha bernama Mahfud yang juga teman Anas dan Nazaruddin.

"Membicarakan teknis soal proyek Ambalang Rp 1,2 triliun, proyek Rp 75 miliar alat bantu olaraga dan Rp 200 miliar pembangunan wisma atlet di Palembang dan Rp 180 miliar pembangunan sarana prasarana atlet di Jawa Barat," tutur Nazar.

Menurut dia, Angelina-lah yang paling tahu teknisnya. Sebab Angelina yang membawa pengusaha bertemu secara teknis dengan Wafid. Nazar menyebut, yang lain hanya mengenalkan pengusaha itu pada Angelina dan selanjutnya Angelina dan Mirwan Amir yang mengurus teknisnya.

Setelah itu disepakati pertemuan ketiga yang dilakukan sekitar minggu ke 3 Februari 2010 di di restoran Jepang di Arcadia, Senayan. Dalam pertemuan itu hadir Angelina, Mirwan Amir, Nazaruddin, Mahyudin, Andi Mallarangeng, Wafid dan ada satu deputi yang baru dilantik Andi. Nazar mengaku lupa nama deputi itu.

Isi pertemuan itu antara lain disepakatinya usulan Menpora untuk menutupi kekurangan anggaran dalam penyediaan sarana prasarana penyelenggaraan SEA Games. Untuk menutupi kekurangan itu, maka dianggarkan dana dari APBN-P 2010 dan APBN 2011.

"Kita sepakati urusan teknis. Nanti yang menjalankan antara Wafid dan Angelina dan Mirwan Amir, yang mana soal anggaran akan diatur oleh Mirwan Amir dari pimpinan Banggar dan soal pengusaha akan diatur oleh Angelina. Begitu ceritanya," papar dia.

Di tengah jalan, lanjutnya, Nazar ditinggal oleh semua. "Jadi secara teknis saya tidak mengikuti. Kalau soal wisma atlet Palembang sudah dialokasikan Rp 9 miliar. Dan untuk proyek Ambalang sekitar Rp 50 miliar. Ini semua fakta benar," imbuhnya.

Terkait wisma atlet yang nilai proyeknya Rp 200 miliar, kata Nazar, sudah dialokasikan Rp 16 miliar. Selain itu ada dana Rp 9 miliar untuk DPR yang dikirim lewat kurir bernama Paul dan Rp 7 miliar dialokasikan untuk tim kongres pemenangan Anas.

"Untuk proyek Ambalang Rp 1,2 triliun dana yang sudah dialokasikan Rp 100 miliar. Dengan rician ke DPR lebih kurang Rp 30 miliar lewat pengusaha teman Anas namanya Mahfud, Rp 50 miliar untuk pemenangan Anas waktu kongres dan ke Tim Konsultan Anas, Ifang, Rp 20 miliar," beber Nazar.

Dalam dugaan suap proyek wisma atlet ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah Muhammad El Idris, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, dan Nazaruddin.

Selama ini Nazar terus menyampaikan tudingan-tudingan terkait aliran dana Kemenpora, sayang dia baru berani berkoar dari Negeri Singa. Maklum, anggota Komisi Energi ini kabur ke Singapura pada 23 Mei atau sehari sebelum surat cegah diterbitkan Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM.

(vit/nwk)

Senin, 27 Juni 2011

H.SY.FASHA.ME Calon Walikota Jambi 2013 Gencar Sosialisasi

Sejumlah figur yang berminat maju di ajang Pemilu Kada Kota Jambi 2013, gencar melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat. Nama-nama bakal calon Walikota Jambi untuk menggantikan Bambang Priyanto pun ramai dibicarakan masyarakat Kota Jambi terutama kalangan elit politik Jambi. Mereka yang disebut-sebut bakal maju yaitu Bambang Priyanto (Walikota Jambi), Sum Indra (Wakil Walikota Jambi), Effendi Hatta (Ketua DPRD Provinsi Jambi),    Zainal Abidin (Ketua DPRD Kota Jambi), Maesita Arifien (Wakil Ketua DPRD Kota Jambi), SY Fasha (Ketua AMPG Provinsi Jambi), Sutan Adil (Ketua HKTI Provinsi Jambi),  Kemas Alfarizi (anggota DPRD Kota Jambi dari PBR), dan Henri Masyhur (Ketua DPW PKS Provinsi Jambi). Dari nama-nama tersebut sudah gencar melakukan sosialisasi di tengah masyarakat Kota Jambi melalui aktivitas sosial kemasyarakat. Selain itu, kegiatan sosialisasi  juga dilakukan dengan cara  memasang baliho, bill board, spanduk   dan media lainnya yang beirisi gambar figur tersebut.
Sebut saja Sy Fasha memang billboard di Jalan Pattimura, spanduk ucapan selamat tahun baru di sejumlah lokais strategis di Kota Jambi. Demikian pula dengan SUm Indra memasang spanduk dan baliho di sejumlah ruas jalan dan lorong-lorong di Kota Jambi yang beirisi pesan untuk menjaga kebersihan, menjaga kesehatan, menjauhi narkoba. (deri murhanto)

Sabtu, 25 Juni 2011

Pejabat Kejaksaan Prov Jambi Diperiksa

JAMBI –-Tim pengawasan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI sejak Kamis (23/6) lalu, disebutkan tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi  dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.  
Dari informasi yang berhasil dihimpun, pemeriksaan tersebut terkait penanganan kasus pembuatan papan iklan (billboard) pada tahun 2009 lalu, yang sempat diperiksa oleh pihak kejaksaan.
Hanya saja, penanganan kasus pembuatan papan iklan oleh CV Kodok Ijo Advertising tersebut diduga tidak kunjung selesai.
Pemeriksaan ini sendiri, informasinya dilakukan setelah adanya surat kaleng yang masuk ke Kejagung, terkait masalah billboard  tersebut. Menindak lanjuti hal ini, tim pengawasan dari Kejagung turun untuk melakukan pemeriksaan.   
Sementara itu, pejabat yang diperiksa oleh tim pengawasan dari Kejagung tersebut adalah Kajari Jambi Sugito, Kasi Intel Kejari Jambi Sanusi, pejabat dan staf di bagian Intelijen Kejati Jambi. Pemeriksaan ini sendiri, berlangsung di Kantor Kejari Jambi.
Dari hasil pantauan, sejumlah jaksa baik dari bagian Pengawasan maupun Intelijen tampak mondar mandir kantor Kejari Jambi, tempat dilakukannya pemeriksaan.
Pemeriksaan sendiri, baru berakhir sekitar pukul 16.00 WIB kemarin (24/6).
Usai melakukan pemeriksaan, tim dari Kejagung langsung meninggalkan Kantor Kejari Jambi. Saat meninggalkan Kantor Kejari Jambi tersebut, tim dari Kejagung tersebut di dampingi oleh bagian Pengawasan Kejati Jambi.
Dikonfirmasi usai pemeriksaan, Kajari Jambi Sugito, membenarkan jika kemarin dirinya ikut diperiksa oleh tim dari Kejagung. Meskipun membenarkan, namun ia mengatakan pemeriksaan terhadap dirinya kemarin tidak berlangsung lama.
“Saya juga ikut diperiksa, tapi tidak lama. Karena saya tidak tahu masalah dengan Kodok Ijo, tempatnya pun saya tidak tahu,” katanya.
Ditambahkannya, ia juga tidak mengetahui dengan pasti pemeriksaan kasus tersebut. Pasalnya, pemeriksaannya dilakukan pada tahun 2009 lalu, sedangkan Sugito mengatakan ia baru menjabat sebagai Kajari Jambi pada akhir tahun 2010 lalu.
Meskipun dekimian, Sugito mengatakan dirinya tetap menghormati pemeriksaan yang dilakukan terhadap dirinya itu. Dikatakannya, ia tetap berusaha untuk memberikan jawaban semampunya.
“Saya menjadi Kajari tahun 2010 akhir, sementara kasusnya tahun 2009. Jadi saya tidak banyak tahu, tapi saya ikut diperiksa,” tandasnya.
(jenn)

Kamis, 23 Juni 2011

Rp 700 Milyar Buat Jalan Jambi

JAMBI - Dari total panjang jalan di provinsi Jambi 2.416 kilometer, jalan nasional  yang rusak sepanjang 936 kilometer. Kemudian, untuk jalan provinsi yang rusak sepanjang 1.480 kilometer. Hal ini disampaikan oleh Kabid Bina Marga Dinas PU Provinsi Jambi, Ir H Asmarjani, kepada koran ini, kemarin.
‘’Untuk memperbaiki jumlah jalan yang rusak ini, paling tidak dibutuhkan biaya Rp 700 miliar,’’ ungkapnya.
Makanya, untuk perbaikan ini kita lakukan secara bertahap. Dimana diperbaiki dari APBD Provinsi Jambi, maupun dari APBN.
“Karena  jalan tidak mulus semuanya maka harus disulam sesuai dengan tingkat kerusakan,” tukasnya.
Mengenai, perbaikan jalan provinsi sendiri lanjutnya, akan dimulai bulan Juli mendatang. Ini karena, dana APBD baru turun saat tersebut. Sedangkan untuk perbaikan jalan nasional pihak PU provinsi sudah berjalan dari 2 bulan yang lalu, karena sumber dana dari APBN telah cair.
‘’Kendala yang  kita hadapi selama ini, adalah banyaknya truk bertonase besar, seperti truk batu bara yang melintas dengan tonase di atas 40 ton,’’ sebutnya.
Pihaknya sendiri berharap, pada tahun ini seluruh jalan bisa diperbaiki.
“Karena itu kalau ada kerusakan baru tidak bisa langsung diperbaiki,” jelasnya.
Disinggung mengenai kerusakan terparah jalan di Provinsi Jambi, ia menyebutkan daerah seperti Jambi-Muara Bulian, Bangko-Kerinci dan Tempino- Muara Bulian.
Tahun ini pun pihak PU Provinsi akan memperbaiki jalan di Lingkar Selatan dan jalur Lingkar Barat yang sudah mulai diperbaiki.
“Sekarang bantuan kan sudah turun jadi bisa langsung dikerjakan, mudah-mudahan tahun ini bisa dipercepat,” tukasnya.
Dari Batanghari sendiri dilaporkan, sekitar 55 persen jalan nasional di daerah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Contohnya, di Jalan Gajah Mada Muarabulian.
Abdul Gani, Kepala Dinas Pekerjaan Umum  (PU) Kabupaten Batanghari  ketika dijumpai harian ini Rabu (22/6) kemarin, mengakui hal itu.
” Kalau jalan negara yang rusak saat ini  memang sudah sangat banyak rusak, beleh dikatakan semua jalan negara yang ada di kabupaten Batanghari sudah rusak,”ungkapnya.
Masih dikatakan Gani, untuk Muarabulian setidaknya ada empat titik yang kondisi jalan Negara  sangat parah yaitu depan Terminal, Polres, Handoyo dan Jalan Baru.
” Yang sangat parah semuanya  setidaknya ada empat lokasi di kota Muarabulian ini saja, dan semuanya sudah kita lakukan penimbunan,”ujarnya.
Terpisah, sebelumnya  Kasat Lantas Polres Batanghari AKP Arief Irawan, yang dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, jumlah angka kecelakaan  lalu lintas dijalan  di Batanghari meningkat dari tahun 2010 yang lalu. Hingga Juni 2011, berdasarkan laporan yang ada, sekitar 50 laporan angka kecelakaan dijalan. “Semua laporan itu, yang terjadi di Wilayah Kabupaten Batanghari saja,” terangnya.
Dari Kerinci sendiri dilaporkan ada 330 Km jalan di Kerinci yang rusak. Kabid Bina Marga, Dinas PU Kabupaten Kerinci, Kusairi, saat dikonfirmasi oleh harian ini mengatakan, panjang ruas jalan kabupaten
berdasarkan data Bina Marga yaitu sepanjang 453 km, sementara jalan provinsi di Kabupaten Kerinci sepanjang 225 km.
          Menurutnya, dari 453 km jalan kabupaten tersebut, sepanjang 195 km dalam kondisi rusak.
“Rusak ringan 99.90 km, rusak sedang 47,40 km, dan rusak berat 48 km. Selebihnya, 67 km keadaannya sedang, dan 134,20 km keadaannya
bagus,” sebut Kusairi.
Untuk jalan provinsi, tambah Kusairi, dari 225 km yang melintas di Kerinci, lebih 50 persen dalam keadaan rusak parah. “Jalan provinsi mungkin sekitar 60 pesen dalam keadaan rusak, diperkirakan sekitar 135 km rusak,” sebutnya lagi.
Dari Kabupaten Tebo juga dilaporkan, saat ini ada 60 persen dari ruas jalan di Kabupaten Tebo yang rusak. Ini terdiri dari ruas jalan nasional, provinsi dan kabupaten.
Setidaknya ada tiga titik jalan Provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Tebo, yakni jalan Simpang Jambi-Padang Lamo dengan panjang sekitar 102 KM. Selanjutnya Jalan Simpang Logvound menuju simpang Sawmill sepanjang 30 KM dan jalan Simpang Niam-Lubuk Kambing 30 KM.
Ketiga ruas jalan Provinsi ini sekarang kondisinya rusak parah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo, Arif Makruf Dahlan, mengatakan kondisi jalan Provinsi di Kabupaten Tebo ini sekarang membutuhkan peningkatan bukan pemeliharaan. Hal ini karena kondisi jalan sudah berlubang dan tak layak lagi.
" Sementara yang dianggarkan hanya pemeliharaan. Makanya pembangunan jalannya tidak merata," ujar Arif.
Dari Muarojambi sendiri dilaporkan, berdasarkan data dari Bappeda Muarojambi, sampai 2010 total panjang jalan yang ada sepanjang 1.079,4 Km. Ini terdiri dari jalan Kabupaten 786,57 Km dan jalan Desa 292,93 Km, jenis jalan aspal 443,5 Km, jalan kerikil 171.88 Km, jalan batu 12.03 Km dan jalan tanah 451,99 Km. kondisi sampai saat ini,  kondisi baik 272,99 Km, Rusak ringan 628,39 Km dan rusak berat 136,56 Km.
Bupati Muarojambi H Burhanuddin Mahir, di gedung DPRD Muarojambi belum lama ini mengatakan bahwa Pemkab masih akan memprioritaskan pembangunan jalan.
''Tahun anggaran 2011 ini kita masih memprioritaskan perbakian jalan dan jembatan, '' tutur Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengakui, kalau saat ini masih banyak jalan yang rusak di Kabupaten Muarojambi.
Dari kabupaten Sarolangun sendiri dilaporkan bahwa da 70 persen jalan di sana yang mengalami kerusakan. Ini disebabkan berbagai faktor. Diantaranya, faktor eksternal berupa pengaruh cuaca. Selain itu, tonase jalan yang sering dilalui oleh kendaraan yang melebihi tonase. Dinas Pekerjaan Pumum dan Perumahan (PU&Pera) melalui Kabid Bina Marga Ir Fauzi, MT, menyebutkan persoalan jalan rusak memang menjadi masalah yang mengakar saat ini.
Berbagai penyebab kerusakan jalan seperti cuaca alam dan tonase jalan memang harus segera menjadi perhatian pemerintah. “Ini akan tentunya akan menjadi perioritas pemerintah untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak,” sebutnya.
Dari Tanjabtim di laporkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir H M Nuri, melalui Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Yan Rizal, kemarin di ruang kerjanya kemarin (22/06) menyatakan, perbaikan sarana insfratuktur jalan ini sedang dilakukan.
‘’Dan juga perbaikan yang kami lakukan ini demi lancar arus transportasi darat yang selalu digunakan warga. Perbaikan sarana insfrastruktur ini akan terus kami lakukan secara bertahap sesuai anggaran yang telah ditentukan untuk realisasi perbaikan sarana insfratuktur jalan,’’ jelasnya.
Dari Kabupaten Merangin sendiri dilaporkan bahwa, untuk daerah tersebut, jalan provinsi yang dimiliki sepanjang sekitar 236 KM. Sedangkan jalan nasional atau jalan negara sepanjang sekitar 80 KM.
                “Jalan provinsi yang ada di Kabupaten Merangin berada di Jangkat sepanjang sekitar 150 KM, jalan menuju Kerinci  dan lain-lain ”jelas Kepala Dinas PUP Merangin melalui Kasi Survey dan Pendataan Arif Budiman, kepada koran ini, kemarin.
Dirinya juga menyampaikan, saat ini di Kabupaten Merangin memiliki jalan sepanjang 1.349,21 KM. Yang sudah diaspal  sepanjang 799,32 KM. Kemudian yang sudah ditimbun dengan kerikil sepanjang 408,40 KM, yang masih jalan tanah sepanjang 141,49 KM.
                “Dari sepanjang jalan itu saat ini yang mengalami kerusakan berat sepanjang 114,70 KM, rusak ringan 410,02 KM, kondisi jalan sedang 493,87 KM, dan kondisi baik sepanjang 330,62 KM,” terang Arif lagi.
(yos/fri/ hdi/pay/era/kar/fad)

Enam Polisi Boneka Afghan Tewas di Pos Pemeriksaan

Setidaknya enam polisi boneka Afghan telah tewas di sebuah pos pemeriksaan dalam serangan disaat AS berencana akan menarik pasukan dari Afghanistan dan memberikan tanggung jawab “keamanan” kepada tentara Afghan.
Empat perwira lainnya tewas oleh ledakan bom ranjau saat mereka melakukan perjalanan menuju lokasi serangan pertama di pos pemeriksaan di distrik Qarabagh.
Serangan di pos pemeriksaan pada Jum'at (24/2/2011), dianggap menjadi pekerjaan orang dalam di mana penyerang bekerja dengan para polisi yang ditempatkan di sana.
“Mungkin salah satu petugas polisi di pos pemeriksaan memiliki kesepakatan sebelumnya dengan para pemberontak,” ujar Mohammad Ali Ahmadi, wakil gubernur boneka Ghazni.
Mujahidin Imarah Islam Afghanistan mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Awal bulan ini, tiga polisi telah tewas dalam serangan serupa di pos pemeriksaan di distrik yang sama.
Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum presiden negara penjajah AS, Barack Obama memetakan penarikan pasukan AS dari perang yang telah berjalan hampir 10 tahun di Afghanistan, yang akan mengembalikan 10.000 pasukan AS pada tahun 2011 ini dan 20.000 lainnya di tahun 2012.
Mujahidin Imarah Islam Afghanistan memperlihatkan kekuatan mereka dengan meningkatkan serangan mematikan terhadap pasukan penjajah AS dan sekutunya serta para antek mereka.  Setiap harinya AS-NATO dan boneka mereka mengalami kerugian fatal akibat serangan Mujahidin.  AS, selain mengalami kerugian jiwa, mereka juga mengalami kerugian materi yang sangat besar.  Biaya perang yang sangat mahal terus menguras kantong AS dan menyebabkan AS berada dalam krisis ekonomi.

Gaddafi bersumpah untuk membalas NATO

TRIPOLI (Arrahmah.com) - Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi menuduh NATO sebagai pembunuh dan bersumpah untuk membalas dendam atas aksi pembunuhan yang dilancarkan terhadap warga sipil Libya melalui serangan udara aliansi militer Barat itu.

“Anda bilang ‘kami memukul target kami dengan ketelitian’. Dasar pembunuh!” kata Gaddafi dalam pesannya melalui televisi Libya, Rabu malam (22/6/2011), dikutip Reuters.
“Suatu hari kami akan menanggapi dengan cara yang sama, dan rumah-rumah Anda layak kami targetkan.”
Gaddafi memberi penghormatan kepada kameradnya, Khuwildi Hemidi, yang kehilangan beberapa anggota keluarganya dalam serangan udara NATO di kediamannya pada hari Senin (19/6).
Penguasa Libya bersumpah untuk melanjutkan pertempuran sampai Barat berhasil disingkirkan.
Dia mengatakan kesepakatan tidak akan pernah dapat dicapai untuk mengakhiri krisis di Libya setelah anak-anak dan cucu mereka tewas dalam serangan udara salibis.
Pernyataan Gaddafi ini muncul setelah Menteri Luar Negeri Italia, Franco Frattini, menyerukan untuk segera menghentikan permusuhan di Libya. Dia mengatakan gencatan senjata merupakan kebutuhan yang mendesak bagi Libya.
Direktur Uni Afrika (UA), Jean Ping, mengatakan kebuntuan di Libya dapat meningkatkan kemungkinan untuk memecah negara tersebut menjadi dua bagian. Dia menambahkan bahwa kebuntuan saat ini akan mendorong Barat untuk mendukung rencana UA.
UA mengusulkan gencatan senjata dan pembentukan periode transisi sesegera mungkin tapi gagal untuk mengklarifikasi peran Gaddafi di masa depan Libya.
Revolusioner Libya telah menolak rencana yang sudah digagas UA dan tetap menuntut turunnya Gaddafi. (althaf/arrahmah.com)

Selasa, 21 Juni 2011

Satpol PP Cekik Leher Hakim

Kejadian sekitar pukul 08.00 itu menjadi tontonan warga. Menurut saksi mata, Aang (38), warga yang melintas saat kejadian, keributan tersebut bermula saat puluhan anggota Satpol PP Sarolangun menghentikan kendaraan para PNS yang terlambat upacara. Lantaran jumlah pegawai yang dihentikan cukup banyak, maka kendaraan numpuk di jalan dan menghalangi kendaraan lain yang mau menuju komplek perkantoran Pemkab Sarolangun. Salah satu yang terjebak adalah mobil milik oknum hakim tersebut.

Nyaris Adu Jotos saat Razia PNS Di Sarolangun
SAROLANGUN - Seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Sarolangun Rahmad HA Hasibuan nyaris terlibat adu jotos dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sarolangun, kemarin pagi (20/6). Keributan itu terjadi saat anggota Satpol PP menggelar razia penertiban PNS yang terlambat apel upacara bendera, di depan halaman kantor Satpol PP Sarolangun.
Setelah selesai upacara, pukul 08.15, para pengguna jalan -termasuk oknum hakim--, mulai kesal dan meminta Satpol PP segera membuka jalan. Namun, anggota Satpol PP tak mau membuka jalan dengan alasan bupati belum lewat. Menurut mereka, biasanya bupati akan memberikan peringatan kepada para pegawai yang terlambat apel. Makanya, semua kendaraan terpaksa ditahan.
Masih menurut keterangan Aang, karena kondisi tersebut, oknum hakim terlihat kesal dan turun dari mobil. Dia lalu mendatangi para Satpol PP dan memaki-maki anggota Satpol PP yang sedang menjalankan tugas tersebut. Akibatnya timbul cekcok mulut dengan komandan regu Stapol PP, bernama Tarmizi.
“Saya melihat oknum hakim yang memakai baju kaos hitam terlibat perang mulut dengan beberapa anggota Satpol PP. Entah bagaimana awalnya, oknum hakim itu terlihat bersikeras sehingga sempat dipegang kerah bajunya oleh salah seorang anggota Satpol PP. Kemudian dilerai oleh orang-orang,” ungkapnya.
Sementara itu, oknum hakim yang bernama Rahmat HA Hasibuan, membantah dia datang marah-marah kepada anggota Satpol PP. Menurut Rahmad, dia menghampiri anggota satpol PP untuk meminta penjelasan, mengapa semua orang yang melintas dihentikan. Kalau mau menertibkan PNS yang terlambat apel, itu berlaku hanya untuk PNS di lingkugan Pemkab Sarolangun.
“Saya sempat adu mulut dan meminta mereka membuka jalan. Namun mereka beralasan nunggu bupati lewat, itu yang membuat saya kesal,” ujarnya.
Rahmat tidak terima dengan perlakukan beberapa oknum angota Satpol PP terhadap dirinya. Dia mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
“Saya sudah membuat laporan ke Polres Sarolangun. Yang membuat saya tidak terima, saya sempat dicekik. Kemudian dipegang tangan ke ke belakang, seperti tahanan saja. Lihat jari saya mengalami luka gores akibat kejadian ini,” kata Rahmat, sambil menunjukkan salah satu celah jarinya.
Di lain pihak, Tarmizi, komandan regu yang memimpin penetiban PNS mengatakan, mereka bukan sengaja menghambat laju lalu lintas kendaraan dan orang menuju kantor bupati. “Kita hanya menahan kendaraan dan para PNS Pemkab yang terlambat. Masalah ada warga atau PNS yang bukan dari lingkungan Pemkab Sarolangun ikut terhalang, itu bukan sebuah kesengajaan,” katanya.
Soal keributan dengan salah seorang hakim PN Sarolangun, Tarmizi juga bukan kesengajaan. “Kita sudah menjelaskan baik-baik, namun oknum hakim tersebut tidak mau terima dan memaki-maki kita. Lagi pula kita juga tidak tahu jika dia hakim, karena dia hanya menggunakan baju kaos oblong, celana jins dan sandal jepit,” jelasnya.
Kepala Kantor Satpol PP Sarolangun Deshendri, ketika dikonfirmasi mengakui jika puluhan angota Satpol PP yang melakukan razia tersebut memang sedang ditugaskan untuk menertibkan PNS di lingkungan Pemkab Sarolangun yang terlambat. “Tapi keributan ini di luar perintah saya, ini dikarenakan miskomunikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP M Rosidi, melalui Kabag Ops Kompol P Aritonang yang didampingi Kasat Reskrim AKP Syahlan Umagapi membenarkan kejadian tersebut. “Laporanya (Rahmad HA Hasibuan) sudah kita terima,” ujarnya.
Menurut dia, selama laporan tersebut belum dicabut, maka pihaknya akan tetap memproses laporan itu sesuai ketentuan. “Sampai saat ini (sore kemarin, red), belum ada konfirmasi jika kedua belah pihak berdamai, dan belum ada usaha pencabutan laporan,” ujarnya. (amu)

KESEHATAN

BISNIS

OTOMOTIF